Kembali Menulis: Menemukan Sebuah Makna dalam Setiap Peristiwa  

 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

‘Orang itu ada dua. Mau dan tidak mau. Jika mau, dia akan menemukan jalan. Dan jika tidak Mau, dia akan menemukan alasan’, dawuh Ning Imaz Fatimatuz Zahro (PP. Al Ihsan Lirboyo Kediri).


Ingin kembali aktif menulis, dari petuah di atas bisa dikatakan saya ada kemauan menulis. Nah, mau saja dulu karena insyaAllah akan ada jalan. Bismillah 


Juli 2016, enam tahun lamanya stuck blog ini. Bukan tidak pernah menulis lagi, hanya saja bukan tulisan panjang dan tidak diposting melalui blog. Masih tetap menulis, hanya saja singkat. Tetap menyalurkan rasa melalui ketikan caption, paling sering di instagram. Sesekali di caption story Whatsapp.


Tahun ini saya berusia genap 30 tahun, ada rasa tidak siap sebelumnya masuk usia kepala tiga.
Why
? Karena merasa ‘akan’ menjadi tua. Tapi ya harus bagaimana lagi? Menjadi semakin tua adalah salah satu dari banyak hal yang tidak bisa dihindari. Bukan berarti hanya pasrah ya? Lagi-lagi wajib menemukan ‘arti’ dari apa-apa yang terjadi, sesepele apapun itu.


Enam tahun yang sangat luar biasa, sebuah proses yang mengantarkan saya menjadi lebih dewasa. Coba saya urut sebentar, mungkin ini ada episode-episode penting yang akan saya bagikan :


  1. Bertemu dengan partner hidup (2016)
  2. Ibadah terpanjang (2017)
  3. Hamil dan melahirkan (2018)
  4. Unit baru, semangat baru (2019)
  5. Pandemi Corona (2020)
  6. Allah jodohkan kami selama empat tahun (2021)


Semoga keenam judul tersebut bisa rampung, sebulan sekali not bad-lah ya? Agar supaya nanti saya bisa upload tentang review staycation, pendidikan, olahraga dan lain-lain. Tidak mengharapkan bisa menghasilkan uang atau apa, hanya ingin mengasah bakat menulis, lebih-lebih bisa menjadikan postingan ini bermanfaat bagi sesama. Bismillah semoga bisa menjadi awal yang baik. Semangat menulis!


Minggu, 22 Agustus 2022

(Menulis sambil ditemani bidadari berkaos kutang sedang memeluk gulingnya)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

'Kami dan Satu Amalan itu'